Ilustrasi Premanisme.
Visiokreatif.com – Simalungun. Pasar/atau Pajak yang berada di Kecamatan Saribudolok, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara menjadi Rawan Premanisme yang dapat mengganggu aktifitasi para pedagang dan menjadi ke khawatiran banyak orang ketika menghampiri Pasar tersebut. Sabtu, (21/12/2024).
Hal itu dapat di lihat dengan adanya seorang anggota pedagang di Pasar tersebut, menjadi korban premanisme yang dilakukan oleh Orang yang tidak dikenal hingga mendapatkan perlakukan kekerasan fisik dan mental, pada Rabu, (18/12/2024) kemarin. Hal itu membuat korban menjadi trauma akibat adanya pengerahan massa Preman untuk diduga menghabisi korban. Sehingga korban berupaya lari dari kejaran Massa tersebut, guna menyelamatkan diri.
“karna si kael (korban) dikejar pakai piso bang, dan dibilang harus kusaburkannya perutmu disini. Kebetulan dia kerja ikut tokenya ke pekan. Jadi dia gak bisa melapor karna harus pulang ke Siantar. Cuman dia takut kalau ketemu sama orang itu.” Terang Abang Kandung Korban ke awak media ini.
Atas adanya perlakukan kriminal terhadap Pekerja pedagang tersebut, awak media ini langsung melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Saribudolok terkait rawan premanisme di Pasar/pekan Saribudolok itu, Kapolsek mengirimkan sejumlah Laporan dan Foto yang mengatakan bahwa personilnya giat patroli dan selalu hadir di pekan/pasar untuk memberikan rasa aman di wilayah hukum mereka.
Baca Juga: Parkir di Pasar Malam Rambung Merah Simalungun Dikutip Rp 5000, Dugaan Praktik Pungli
Terpisah saat awak media ini menelusuri lebih dalam tentang maraknya premanisme di Pasar Saribudolok tersebut, awak media ini mencoba menanyakan kepada salah seorang warga Saribudolok, terkait Siapa bos Preman di Pasar tersebut, warga itu mengatakan dan mengarahkan kepada salah satu Organisasi Kepemudaan (OKP) yang diduga menguasai Pasar Saribudolok tersebut. (*/Andi)

1 thought on “Pajak Saribudolok Simalungun Rawan Premanisme, Ganggu Seorang Anggota Pedagang”
Comments are closed.