Gedung Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Foto:ist/net.
Visiokreatif.com – Pematangsiantar. Rumah Sakit Vita Insani, yang selama ini keberadaannya sudah puluhan tahun, sangat dirasakan warga masyarakat beberapa daerah di Provinsi Sumatera Utara, khususnya di Kota Pematangsiantar. Hal ini pun diperkuat dengan fakta akun Bussiness on Google rumah sakit tersebut.
Pada akun bisnis google milik Vita Insani itu, terlihat pula adanya apresiasi dengan pemberian klik penyematan bintang oleh netizen, belum lagi adanya komentar khalayak, dimana secara persentase, kebanyakan memberi apresiasi positif.
Disamping itu, salah seorang warga Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara, mengaku merasa terbantu, secara efektif jarak tempuh pelayanan medis, jika harus mendapatkan tipe rumah sakit yang hanya bisa didapat di daerah Kota Medan.
“Ya sangat terbantu, karena Vita Insani kan, sudah lumayan fasilitas dan dokter-dokternya (dokter Vita Insani-red). Kalau ke medan hanya pertimbangan untuk bisa dapat pelayanan dokter, kan sudah jauh. Apalagi dari kampung begini, mikiri yang menjaga sakit lagi,” kata Annov Simanungkalit, saat dimintai tanggapannya atas manfaat keberadaan Rumah Sakit Vita Insani, Kamis (4/9/2025)
Senada dengan Annov Simanungkalit, muncul pengakuan dari Dito Tampubolon, warga Buntu Bayu, Kabupaten Simalungun, mengingat saat orangtuanya (Dito Tampubolon-red) mendapat anjuran medis ke rumah sakit yang lebih memadai.
“Kalau sempat ke Medan, pusing lah, belum lagi mikiri sakit mamak, harus mikiri biaya jaga lagi, karena sudah beda pengeluaran. Untung bisa di Vita Insani,” kata Dito, lewat sambungan seluler aplikasi Whats App.
Sementara itu, terpisah, seorang Pelaku Konstruksi, Imansah Budi, saat dimintai tanggapan atas riak-riak Vita Insani, beberapa kali menjadi konsumsi publik, terutama beberapa hari ini berasal dari keterangan salah seorang anggota DPRD Pematangsiantar, menjelaskan, bahwa itu sesungguhnya adalah bentuk koreksian sesama stakeholder (pemerintah).
“Kita ikuti juga itu, apalagi belakangan ini pernyataan salah seorang Dewan Siantar pula. Kita yang sedikit bisa memberikan pendapat, bisa kita bilang merupakan bentuk koreksian sesama pemerintah,” kata Imansah Budi, saat dimintai tanggapan di salah satu tempat tongkrongan di Jl.Bali, Kota Pematangsiantar.
Pria yang akrab dengan panggilan Iman itu juga, menguraikan bahwa Vita Insani merupakan pelaku swasta, yang tidak mungkin tanpa adanya legitimasi apapun dari Pemerintah. Apalagi berkaitan bicara Rumah Sakit, tentu pasti menghadapi proses birokrasi yang tidak satu ranah bagian stakeholder saja.
“Vita Insani itu sudah puluhan tahun. Kita saja mau mendirikan atau membangun rumah harus ada ijinnya. Terus menerbitkan ijin kan, stakeholder terkait ga akan asal mengeluarkan,” imbuh Iman menguraikan.
Jadi, masih lanjut Iman, kalaupun ada bentuk koreksian dari bapak Dewan Siantar, itu lebih dulu dibicarakan secara birokrasi, dan bukan malah langsung soroti Vita Insani.
“Jadi ya kita menilai riak-riak Vita Insani oleh bapak Dewan, itu sesungguhnya penerapan koreksian sesama stakeholder pemerintah. Jangan langsung Vita Insani dianggap punya kelemahan,” kata Imansah mengakhiri. (Lap.Red)

1 thought on “Masyarakat Rasakan Keberadaan Vita Insani Diatas Riak-Riak yang Sesungguhnya Koreksian Sesama Stakeholder”
Comments are closed.