Ilustrasi emas batangan Foto: Shutter Stock
Visionkreatif.com – Jakarta. Harga emas dunia bergerak stabil di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik akibat konflik Iran serta sikap wait and see pelaku pasar menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).
Mengutip Reuters, pada perdagangan Selasa (17/3/2026), harga emas spot tercatat nyaris tidak berubah di level USD 5.004,71 per troy ons. Sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup naik tipis 0,1 persen ke USD 5.008,20 per troy ons.
Pada hari ini, Rabu (18/3/2026), harga emas spot terpantau turun pada level USD 5.001,36 per troy ons, atau sebesar 0,06 persen.
Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, menilai pergerakan emas saat ini mencerminkan tarik-menarik antara permintaan aset safe haven dan tekanan dari kondisi suku bunga tinggi.
“Pasar emas mencerminkan “tindakan penyeimbangan” antara permintaan aset aman di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan tekanan bearish dari inflasi,” ujarnya.
“Saya rasa harga emas mungkin akan mencapai rekor tertinggi baru, tetapi saya menduga itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Saya pikir para investor yang optimistis sudah kehabisan tenaga,” sambungnya. (*)
