30 September, 2025 oleh Urban Id Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Foto : Istimewa
Visiokreatif.com – Palembang. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memperketat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah muncul dugaan keracunan belasan murid SD Negeri 178 Kalidoni. Wali Kota Palembang Ratu Dewa memastikan dapur penyedia makanan yang bermasalah dihentikan sementara hingga hasil investigasi keluar.
“SPPG (Satuan Penyedia Pelayanan Gizi) yang terindikasi bermasalah langsung diberhentikan dulu. Setelah itu baru dievaluasi, termasuk kelengkapan sertifikat laik higienis dari Dinas Kesehatan,” ujar Dewa, Senin (29/9/2025).
Keputusan ini diambil usai Dewa mengikuti rapat koordinasi virtual bersama sejumlah menteri terkait. Pemerintah pusat menekankan pentingnya standar higienitas dan keamanan pangan dalam setiap tahap distribusi MBG.
Untuk memperkuat pengawasan, Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Aprizal Hasyim ditunjuk sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG. Satgas ini akan mengawasi langsung jalannya program di setiap kecamatan dan kelurahan.
“Saya segera gelar rapat darurat dengan semua stakeholder. Tujuannya percepatan pengawasan dan distribusi MBG supaya kejadian serupa tidak terulang,” tegas Aprizal.
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengonfirmasi pihaknya sudah memeriksa tujuh saksi terkait kasus dugaan keracunan di SDN 178, mulai dari pihak sekolah, catering, hingga SPPG.
“Kami dalami dulu apakah ada unsur kelalaian atau memang bahan makanan yang digunakan tidak sehat. Itu yang sedang kami telusuri,” ungkap Harryo. (*)
