Pemain PSIM Yogyakarta Nermin Haljeta menendang bola dan diadang pemain Persib Bandung Rezaldi Hehanussa dan Praticio Matricardi pada pertandingan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025). Foto: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO
Visiokreatif.com – Bantul. Rusuh suporter terjadi usai laga PSIM vs Persib di Yogyakarta, Minggu (24/8/2025) malam WIB. Gesekan terjadi usai laga Super League antara PSIM Yogyakarta vs Persib Bandung yang berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA) di Kabupaten Bantul.
Sekitar 190-an suporter dipulangkan ke Bandung pagi hari ini, Senin (25/8/2025). Sebelumnya pada dini hari mereka terlibat kericuhan di Kota Yogyakarta.
“Sudah 177 dari sini sudah diberangkatkan ke Bandung yang sisanya 15-an yang di Baciro (Brimob) sudah pagi ini diberangkatkan naik kereta, ada yang naik bus ada yang naik kereta,” kata Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Gandung Harjunadi ditemui di kantornya, Senin (25/8/2025).
Gandung mengatakan setidaknya ada dua titik kericuhan di Kota Yogyakarta yakni di Tempat Khusus Parkir Ngabean dan Lempuyangan. Ada beberapa orang yang mengalami luka dalam peristiwa ini. Namun polisi belum merincinya.
“Ada beberapa yang luka, ada di kepala, ada yang lecet-lecet,” bebernya.
Gesekan terjadi usai laga Super League (Liga 1) antara PSIM Yogyakarta vs Persib Bandung yang berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Kabupaten Bantul, sore harinya.
Meski ada larangan tim tamu datang ke ke laga tandang, tetapi suporter dari Bandung masih ada yang datang ke Yogyakarta.
“Tujuannya ke sini ada yang nonton ada yang wisata, kan enggak ada pakai atribut, memang sudah banyak booking di hotel nginep di Yogya, sekalian wisata sekalian mau nonton,” katanya. (*)
