Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dan salah satu Napi yang diduga Pelaku Penipuan Online. Foto: Dok. Ist.
Visiokreatif.com – SUMUT. Pasca media ini memberitakan terkait dugaan Aktifitas Narapidana di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Dirjenpas) Sumatera Utara (Sumut), bahwa ada diduga Warga Binaan yang melakukan Aktifitas Penipuan Online atau Scamming dari balik Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, hal itu didapatkan tim media ini dari seseorang yang memberikan informasi dugaan tersebut. Selasa, (17/06/2025).
Salah satu nama yang mengemuka adalah Bagus Santoso alias Baguk, yang diduga kuat melakukan aktivitas scamming menggunakan handphone di dalam lapas. Menurut seorang mantan napi, dia masih beroperasi dalam modus lodes yang merugikan banyak orang.
Kabar tersebut mengungkapkan bahwa, walaupun berada di balik jeruji, beberapa narapidana mampu terus menjalankan aksi ilegal mereka dengan dukungan beberapa fasilitas yang seharusnya tidak ada di dalam lembaga pemasyarakatan.
“Kurang tau dia di kamar mana sekarang, tapi yang pastinya dia masih disana, dan bekerja sebagai parengkol,” ucap sumber informan tim media ini.
Baca Juga: Lapas Gunungsitoli Diduga Masih Pelihara Napi Pelaku Scamming/Penipuan Online
Selain, Bagus Santoso, nama lain juga terdengar yang kuat diduga menjadi Bos Scamming di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, yaitu Gunawan Siahaan yang disebut berpenghuni di kamar nomor 1, Blok Mahena, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sumatera Utara.
Informasi itu langsung di tepis oleh Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli yang mengatakan bahwa tidak ada nama Bagus Santoso di Database dan tidak adanya wajah yang di share di berita tersebut.
“Klarifikasi dari kami bang, setelah kami teliti dan kami cek di database kami nama Bagus Santoso tidak ada di Lapas kita, wajah yang di share di berita diatas juga tidak ada di Lapas kita. Dan untuk, Gunawan Siahaan sudah tidak di Lapas Gunungsitoli. Dan komitmen kami untuk memberantas halinar yang di Lapas Gunungsitoli tetap berlanjut dan akan terus kami gelorakan bang,” kata Pihak Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Senin (16/06/2025) malam, lewat pesan WhatsApp. (Tim/Red)
