Lembaga Pemasyarakatan Tebing Tinggi. Foto: Istimewa.
Visiokreatif.com – Sumut. Beredar issu di media sosial bahwa adanya dugaan Pungli jual beli Kamar Kepada Narapidana di Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi. Dugaan Pungli itu disebut diduga di lakukan oleh Pegawai Staf KPLP Lapas Tebing Tinggi yaitu NT dan tamping ketua pramuka bernama Viktor Tambun dari kamar 05A. Jumat, (13/12/2024).
Atas adanya issu yang beredar di media sosial itu, pihak media ini langsung melakukan Konfirmasi Kepada Kalapas Kelas IIB Tebing Tinggi Leonardo Silalahi, guna dimintai tanggapannya dan kebenaran informasi tersebut. Kalapas Mengatakan bahwa issue yang beredar itu adalah hoaks.
“Itu hoaks. Kmr 5A adalah kamar ibadah WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan-Red) Nasrani. Sekarang semua komitmen pelayanan yang terbaik.” Ujarnya.
“Dah biasa itu Informasi tdk sesuai kebenaran,” pungkas Kalapas Mengakhiri.
Sekedar di ketahui informasi dugaan itu diposting di media Sosial Facebook Group yang menuliskan penderitaan dirinya di Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi. Seperti berikut ini;
“JERITAN NAPI LAPAS TEBING TINGGI, DIPERLAKUKAN TIDAK MANUSIAWI
Bapak presiden Prabowo Subianto
Bapak kapolri Listyo Sigit Prabowo
Bapak menteri IMPAS Agus Adrianto
Tolong di Brantas pungli lapas IIB tebing tinggi pak,dengan modus beli kamar yang di lakukan oleh pegawai staf Kplp bernama NOEL TOBING dan tamping ketua Pramuka yang bernama VIKTOR TAMBUN dari kamar 05A, kami narapidana diperlakukan tidak manusiawi dikurung berminggu – minggu, didalam kamar karantina yang berukuran 2×5 meter di isi dengan tahan hingga 35 orang denga tujuan supaya kami mau memberikan sejumlah uang untuk pindah kamar pak, tolong kami pak
Dan kami minta agar di proses pegawai Tamping Pramuka nya pak,
Ini sudah berlangsung lama, apakah perbuatan mereka ini legal atau memberikan setoran makanya aman2 aja pak?
Saya siap jadi saksi dan memberikan buktinya,
Salam narapidana 👊,” tulis Postingan tersebut dikutip dari media Sosial Facebook. Hal itupun mendapat respon dari beberapa Netizen, diantaranya;
“Semoga segera direspon oleh Bpk Menteri sebelum viral,” tulis komentar Akun Facebook Sunar Agus.
“Benar seperti itu, aku mengalami hal yg sama saat dilapas tebing, kalau tdk ada uang jangan berharap bisa keluar dari sel karantina.,” Tulis komentar Darma Syah.
Meluas, bahwa Pengamatan tim redaksi media ini juga bahwa sebelumnya di salah satu Facebook Group tersebut, telah menuliskan atau memposting tentang dugaan-dugaan miring atau negatif terhadap aktifitas Ilegal diduga di Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi. (*)
