Raynaldo (20) warga Jalan Niaga Dusun X, Desa Batang Kuis Pekan, Kecamatan Batang kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. Foto: Istimewa.
Visionkreatif.com – Deli Serdang. Rasa rindu yang mendalam masih menyelimuti keluarga Raynaldo (20), warga Jalan Niaga, Dusun X, Desa Batang Kuis Pekan, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Hampir satu tahun berlalu sejak Raynaldo meninggalkan rumah, namun hingga kini keberadaannya belum diketahui.
Dengan penuh harap dan linangan air mata, kedua orang tuanya memohon agar putra mereka segera kembali ke rumah.
“Raynaldo, pulanglah nak. Papa dan Mama sangat merindukanmu. Sudah hampir satu tahun kami menunggumu. Pulanglah nak,” ujar sang ibu, Linny Utama, sambil menahan tangis saat ditemui wartawan, Rabu (8/7/2026).
Linny mengatakan pihak keluarga telah melaporkan hilangnya Raynaldo ke Polsek Batang Kuis sejak 14 Juli 2025. Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor: STTLP/L/Gangguan/B/6/VII/2025/SPKT/Polsek Batang Kuis/Polresta Deli Serdang/Polda Sumatera Utara, tertanggal 14 Juli 2025 pukul 22.52 WIB.
Menurut Linny, putranya pergi tanpa berpamitan kepada keluarga. Saat terakhir kali terlihat, Raynaldo mengenakan kaus berwarna cokelat dan celana pendek abu-abu.
Adapun ciri-ciri Raynaldo, yakni berusia 20 tahun, berkulit putih, bermata sipit, berambut lurus, dengan tinggi badan sekitar 170 sentimeter.
Meski waktu terus berlalu, keluarga tidak pernah kehilangan harapan agar Raynaldo dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali berkumpul bersama orang-orang yang mencintainya.
Kepada masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Raynaldo, keluarga memohon agar segera menghubungi nomor **0822-7665-6469**. Keluarga juga menyatakan siap memberikan imbalan yang layak kepada siapa saja yang memberikan informasi yang dapat membantu menemukan Raynaldo.
“Kami hanya ingin anak kami pulang dengan selamat. Bagi siapa pun yang mengetahui keberadaannya, kami mohon bantuannya. Semoga Allah membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu semua,” tutup Linny penuh harap. (*/MS)
