Suasana pasca massa membakar gedung parlemen di kompleks Parlemen, Kathmandu, Nepal, Rabu (10/9/2025). Foto: Adnan Abidi/Reuters
Visiokreatif.com – World News. Belasan ribu napi di Nepal kabur dari penjara saat demo berujung rusuh pecah di sana. Pada Kamis (11/9/2025), jalanan Nepal dipenuhi tentara yang berpatroli untuk memulihkan keamanan.
Keterangan kepolisian jumlah napi yang kabur mencapai lebih dari 13.500 orang. Mereka kabur dari penjara di seluruh Nepal.
Laporan media lokal The Rising Nepal, kerusuhan coba dimanfaatkan para napi untuk kabur dari penjara. Aksi itu dilakukan sejak Selasa (9/11/2025), saat demo berujung rusuh pertama kali pecah.
Penjara Anak Naubasta menjadi salah satu tempat rusuh. Kerusuhan di sana sampai menyebabkan lima napi anak tewas dan empat lainnya terluka.
Adapun kondisi Nepal saat ini jauh lebih tenang. Tentara bersenjata lengkap tak hanya berpatroli tapi mengumumkan lewat speaker meminta warga tenang.
Jubir Militer Nepal, Rajaram Basnet, mengatakan pihak mengupayakan dialog untuk menyelesaikan krisis.
“Panglima Angkatan Darat Jenderal Ashok Raj menggelar konsultasi dengan pemangku kepentingan terkait dan juga menggelar pertemuan dengan perwakilan Gen Z,” ujar Basnet seperti dikutip dari AFP.
Demo di Nepal awalnya digelar Gen Z untuk memprotes korupsi merajalela di sana. Unjuk rasa berubah rusuh setelah pemerintah memblokir sosial media.
Rusuh menyebabkan 25 orang warga Nepal tewas. Demo berujung rusuh turut memaksa Perdana Menteri KP Sharma Oli mundur.
Saat ini kekosongan pemerintahan masih terjadi di Nepal. (*)
