Seruan Aksi dari beberapa Elemen Organisasi Mahasiswa, Masyarakat dan Ojol di Kota Pematangsiantar. Sumber Foto: Fatwa Hasibuan. (Crop Foto: Visiokreatif Pictures)
Visiokreatif.com – Pematangsiantar. Beredar video Ojol (Ojek Online), berisi ajakan untuk tidak aksi, dan himbau agar para ojol tidak terprovokasi atas pemberitaan yang sedang viral.
“Kami anggota KDMS, Keluarga Driver Maxim Siantar, dengan ini menyatakan sikap; terkait berita viral, mengenai ojek online yang di Jakarta, kita KDMS menyatakan sikap, untuk tidak melakukan aksi. Semua proses hukum terkait berita viral yang di Jakarta mengenai ojek online, kami serahkan ke pihak Kepolisian, terima kasih,” demikian mengutip perkataan yang ada di video Ojol Pematangsiantar, beredar Platform Media Sosial, Instagram dan Tiktok, Sabtu (30/8/2025).
Disamping video KDMS itu, beredar juga video, mengaku sama sebagai Ojol di Pematangsiantar.
“Saya Daniel Fransisko Siadari, selaku pjol dari Kota Pemtangsiantar. Menghimbau kepada teman-teman, seluruh yang ada di sekitar Kota Pematangsiantar sekitarnya, untuk tetap tidak terprovokasi dengan berita-berita yang sedang viral. Dan kita harus tetap selalu mendukung, kinerja dari Kepolisian, terutama dari Polres Pematangsiantar. Sekali lagi saya tegaskan, untuk tetap menjaga kekondosufitasan dan keamanan kota kita tercinta ini. Salam satu aspal. Horas..Horas..Horas,” demikan mengutip video Ojol lain juga sedang beredar di hari yang sama.
Disisi lain, beredar juga kali ini player Seruan Aksi mengatasnamakan, PC PMII Siantar – Simalungun, PC IMM Pematangsiantar, Koalisi Masyarakat Sipil Siantar, Aliansi Ojol Siantar dan Sahabat Lingkungan, dalam seruan aksi, yang direncanakan pada 1 September 2025.
Pada Player tersebut, terlihat keterlibatan Aliansi Ojol Siantar, disamping beberapa tuntutan lain yang akan di usung sebagai tuntutan Aksi.
“Kita sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi ke Polres Siantar, dan sudah diterima, bang,” kata Aan Pohan, sebagai Narahubung Aksi, lewat sambungan selelur, Sabtu (30/8/2025).
Baca Juga: Kekacauan Pendemo dengan Polisi, Penyebab Demo Malah Hanya Nonton Saja
Saat disinggung beredarnya video ojol berisi ajakan tidak aksi dan tidak terprovokasi, dikaitkan dengan adanya perencanaan aksi 1 September nanti, Aan mengungkapkan, bahwa Ojol pada video yang beredar, tidak menjadi keterwakilan para ojol yang ada di Pematangsiantar.
Baca Juga: Abang Ojol di Siantar Turut Berduka, Sesalkan Supir Brimob Pelindas Affan Kurniawan Hingga Tewas
Sementara itu, dalam asumsi, bahwa video ojol yang beredar di Pematangsiantar, dan juga Player Seruan Aksi, dinilai rentetan maraknya aksi demo di Jakarta, secara berturut, hingga menyebabkan adanya korban tewas seorang Ojol terlindas mobil rantis Brimob. (Lap.Red)
