Kapal Patroli TNI AL melakukan pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (3/7/2025). Foto: Budi Chandra Setya/ANTARA FOTO
Visiokreatif.com – Jawa Timur. Operasi pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali Sabtu (3/7/2025) dini hari waktu setempat menemui berbagai tantangan. Salah satunya gelombang tinggi.
Kapal ini berlayar dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali.
“Saat ini, operasi SAR masih berlangsung dengan dukungan armada laut dan tim penyelamat dari berbagai instansi terkait. Upaya pencarian terhadap penumpang lainnya masih terus dilakukan,” kata Kabag Humas Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Heri Junaidi, dalam keterangannya.
“Proses evakuasi menghadapi tantangan berupa kondisi gelombang laut yang tinggi (2 – 2,5 meter), angin kencang, serta arus kuat di sekitar lokasi kejadian,” imbuh dia.
Kapal tersebut membawa total 53 penumpang dan diawaki 12 ABK. Sejauh ini 4 orang meninggal dan 31 selamat, sementara sisanya atau 30 orang masih pencarian.
“Hingga pukul 10.00 WIB waktu setempat, data sementara dilaporkan 4 orang meninggal dunia dan 31 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan saat ini berada dalam penanganan lebih lanjut di Gilimanuk.,” urainya.
Saat ini telah dibuka Posko Terpadu Penanganan Evakuasi KMP. Tunu Pratama Jaya di Kantor ASDP Cabang Gilimanuk.
“Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut seiring informasi resmi dari tim SAR di lapangan,” tutup dia. (*)

1 thought on “30 Korban KMP Tunu Pratama Jaya Hilang, Tim SAR Kesulitan Tembus Gelombang 2,5 M”
Comments are closed.